Budaya Arab Yang Harus Diketahui

Spread the love

Umroh memang menjadi salah satu ibadah yang banyak dilakukan oleh umat muslim di dunia termasuk juga di Indonesia. Banyak sekali travel Umroh Solo terbaik yang bermunculan saat ini dan bisa dipakai untuk mengantarkan kalian ibadah ke kota suci. Ada beberapa persiapan yang harus kalian lakukan, salah satunya yang paling utama itu adalah mempelajari beberapa kebudayaan Arab terlebih dahulu.

Meskipun kita sedang ibadah, namun namanya datang ke luar negeri itu perlu untuk beradaptasi dengan beberapa hal terlebih dahulu. Salah satunya yakni dengan mempelajari kebudayaan Arab, sehingga nantinya kita tidak akan kaget ketika kita menjumpai secara langsung. Berikut ini kami akan informasikan apa saja sih kebudayaan Arab yang harus kalian ketahui sebelum melangsungkan ibadah Umroh.

Budaya Mujamalah

Salah satu budaya yang harus kalian pahami dari Arab sebelum Umroh atau Haji yakni budaya Mujamalah di Arab di mana orang Arab itu biasanya tidak suka berbicara secara to the point atau secara langsung sesuai apa yang ingin dibicarakan. Biasanya mereka akan berbasa-basi terlebih dahulu sebelum akhirnya menyampaikan apa yang mereka ingin sampaikan pada satu orang tertentu.

Berbeda dengan budaya Barat yang sangat ekspresif dan selalu berbicara secara langsung, orang Arab lebih suka berbicara atau basa-basi. Jadi akan ada banyak pembicaraan terlebih dahulu atau Mujamalah sebelum akhirnya akan menyampaikan maksud aslinya dengan jelas. Bahkan biasanya hanya untuk menanyakan kabar dari saudara pun biasanya tidak cukup hanya dengan satu ungkapan saja lho.

Jadi kalian mungkin harus memahami dan mengerti budaya ini, supaya nantinya kalian bisa menyesuaikan budaya tersebut dengan baik. Basa-basi dalam menyampaikan maksud mungkin memakan waktu, tapi kalian harus pahami supaya nantinya bisa bersosialisasi dengan baik. Mengerti budaya ini sangat membantu ketika kalian harus berbicara atau mengobrol dengan orang Arab.

Baca juga : Pilihan Ayat Alkitab Ulang Tahun Anak

Keras Bukan Berarti Marah

Keras merupakan salah satu sifat orang Arab untuk bisa mengekspresikan kekuatan dan juga ketulusan pada orang yang mereka sukai. Jadi berbicara secara keras itu memang sudah menjadi salah satu tradisi atau kebudayaan dari orang Arab dalam bersosialisasi. Sangat berbeda dengan kebudayaan di Indonesia, di mana berbicara dengan orang itu halus dan juga tidak terlalu keras.

Perbedaan inilah yang membuat tafsir orang Indonesia terhadap orang Arab jadi berbeda dengan niat asli dari orang tersebut. Banyak orang Indonesia yang menafsirkan kalau orang Arab tersebut sedang marah, padahal sebenarnya memang sudah kebiasaan mereka berbicara keras. Hal semacam ini harus kalian pahami dan sadari apabila ingin berangkat Umroh atau juga Haji.

Beberapa kasus seperti misalnya petugas di Arab Saudi ingin memeriksa paspor dan cara bicaranya terlihat seperti marah karena berbicara keras. Padahal sebenarnya tidak begitu maksudnya, ini karena memang cara bicara mereka yang keras tapi bukan berarti marah. Jadi kalian perlu memahami ini supaya nantinya kalian tidak salah sangka terhadap petugas dari Arab Saudi.

Mempelajari budaya dan tradisi Arab dengan baik sebelum kalian berangkat Umroh dengan menggunakan travel Umroh Solo terbaik sangat penting. Kalian bisa mencoba mencari informasinya dulu baik melalui sosial media atau juga melalui beragam situs di internet.

Ekspresi Bahasa Tubuh

Ekspresi bahasa tubuh yang dimiliki orang Arab pun banyak yang berbeda sesuai dengan kebudayaan dan juga tradisi. Salah satu yang berbeda dengan Indonesia adalah memberikan senyum, di mana budaya itu kalau di Indonesia bermaksud ramah. Sementara kalau di Arab, memberikan senyum itu bisa berarti menggoda dan bisa jadi sangat berbahaya bila dilakukan.

Jadi sebagai orang Indonesia kalian perlu untuk menjaga diri dan mengontrol diri supaya tidak memberikan senyum kepada orang Arab. Maksud kita ramah namun bila dilakukan di Arab malah kita bisa disangka menggoda dan sangat mungkin kita menghadapi masalah karenanya.

Ada juga kebudayaan lain yang mungkin bagi kita itu terlihat aneh, salah satunya yakni kebiasaan menguncupkan jari tangan dengan ujung yang menghadap ke atas. Ini adalah sebuah tanda bahwa orang tersebut ingin mengucapkan kata tolong atau juga tunggu sebentar atau tolong sabar sedikit. Jadi kalau kalian melihat ada kode tangan seperti itu, maka kalian harus mengetahui situasi dan kondisi untuk mengerti artinya.

Ada kebudayaan Arab lainnya yang mungkin bisa membuat kita terkejut yakni merangkul serta mencium pipi ketika berjumpa dengan kerabatnya. Ini mungkin perilaku yang tidak lazim dilakukan oleh banyak bangsa di dunia terlebih di Indonesia dan dilakukan oleh sesama jenis. Tapi di Arab itu sudah menjadi kebiasaan, bahkan sering terlihat sesama jenis melakukan hal tersebut.

Jadi kalian itu jangan kaget ketika melihat orang-orang Arab berpelukan dan mencium pipi meskipun sesama jenis. Ini memang menjadi cara mereka untuk menunjukkan kedekatan mereka, jadi bukan karena mereka gay melainkan cara saling menghormati.

Kesimpulan

Dari beberapa adat dan kebudayaan Arab di atas, kita bisa tahu kalau ada banyak perbedaan yang mungkin bisa menimbulkan masalah. Kalau kita tidak mengetahui sangat mungkin kita akan merasa tidak nyaman atau malah melakukan kesalahan karena tidak memahaminya.

Ada beberapa pilihan cara untuk mempelajarinya, salah satunya adalah mencari di internet yang memang menjadi cara paling mudah. Cara kedua yakni bertanya kepada teman, saudara, atau kerabat yang sudah pernah melakukan ibadah Umroh atau Haji. Bisa juga kalian dapatkan pada jasa travel Umroh Solo terbaik.